Kamis, 27 Juni 2013

Serangan Keripik Kentang (Chips Attack)

Kembali lagi saya mereview makanan yang enak di mulut dan mata. Setelah sebelumnya snack berbahan dasar oat saya bahas. Saat ini saya mau bahas tentang keripik kentang atau chips yang trend di pasaran. Hanya saja, karena banyak banget mereknya, postingan kali ini saya mau bandingin dua merek dalam satu perusahaan yautu Lays dan Chitato. Kenapa hanya merek ini? Karena menurut pengamatan kecil-kecilan saya, sewaktu saya jalan-jalan di danau toba atau padang, dua merek ini lah yang paling dominan dijajakan. Pastinya peminatnya banyak yang suka.

Lalu balik ke topik kesehatan. Kalau ditanya, kenapa keripik kentang ini gak bagus kalau dimakan sering sering? Pertama karena total kalorinya yang tinggi, kedua diikuti oleh si penggurih yang kita sebut dengan natrium. Makannya orang yang hobi makan ini berhati hati lah dengan kelainan keberatan badan atau darah tinggi. Kalau sekali sekali ya tidak apa-apa.

American Heart Association (AHA) menyarankan bahwa kandungan garam yang boleh diasup tidak melebihi 2400 mg per harinya. Maka dari itu dalam mengatur pola makan, kita harus pintar pintar memilih makanan yang baik untuk tubuh kita. Tidak berlebih dan juga tidak kekurangan.

Lays
Lays memiliki enam varian rasa: ayam panggang paprika, rumput laut, BBQ fiesta, asin klasik, salmon teriyaki, dan rasa pizza. Kalau di luar negeri, rasanya lebih bervariasi. Ada rasa lemon bahkan timun yang bisa kita coba. Tapi, kalau berdasarkan info oficial websitenya, rasa classic salt adalah rasa favorit untuk  para bule. 
Banyaknya kandungan natrium dan kalori yang saya pakai adalah rasa rumput laut. Kemasan terkecil lebih ringan 1gram dibandingkan chitato, 18 gram. Total energi yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi satu bungkus adalah 100 kkal, sedangkan kandungan natriumnya 40 mg. Ternyata perbedaan rasa mempengaruhi kandungan natriumnya. Untuk lays salmon 65 mg, pizza 80 mg, asin klasik 95 mg, dan ayam panggang 100 mg. 
Chitato
 Chitato sudah ada di Indonesia lebih lama dibandingkan dengan lays. Sehingga memori seseorang terhadap keripik kentang pasti lebih melekat pada produk ini. Untuk jenis rasa, chitato memiliki banyak rasa yatu keju supreme, sapi panggang, ayam bumbu, sapi bumbu bakar, dan asli garam. Karena dia lebih lama berkembang, maka development produknya pun makin banyak. Ada tiga rasa tambahan berteme asia seperti okonomiyaki, sate, dan bulgogi.
Chitato rasa sapi bumbu bakar kemasan terkecil yang saya gunakan memiliki bobot 18 gram. Dengan memakan satu bungkus tersebut, energi yang masuk ke tubuh kamu sama dengan chitato yaitu 100 kkal. Namun kandungan natriumnya lebih banyak yaitu 120 mg. Untuk rasa yang lain sebagai berikut: rasa asli 95 mg, sapi panggang 105 mg, ayam bumbu 105 mg, dan ayam BBQ 115 mg. 

Nah, jadi para pembaca bisa menyimpulkan sendiri mana snack yang lebih sehat. Perbedaan satu gram tidak terlalu berpengaruh menurut saya. Toh, kalau selesai makan satu bungkus remahan yang tersisa di sudut bisa bernilai satu gram. Kesimpulan kecil kecilan saya, kalau ada snack yang memiliki rasa sesuatu bakar atau barbeque maka kandungan natriumnya lebih tinggi. Untuk harga, Lays memang ditujukan untuk konsumen yang memiliki uang lebih banyak. Sekian dulu bahasan keripik kentangnya. Mari mengunyah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar