Senin, 03 April 2017

Sandwich Ala Minute



Sandwich toast ini saya buat lantaran daripada bahan bahannya basi. Dulu saya tipikal sayang sayang bahan. Kalo bisa disimpen dan bisa dipake kemudian hari, itu lebih baik. Tapi sekarang prinsip itu pudar. Karena barang yang disimpen walaupun ditaro kulkas, ujung ujungnya berjamur atau kelupaan dan dibuang.

Nah bahan yang harus saya habisi adalah smoked chicken. Yang sebelumnya saya masak sama adi di menu alpuket (nanti menyusul yaa videonya).

Bahan untuk toast ini adalah
1. Toast gandum (saya beli di foodmart) 2buah
2. Keju cheddar 2 slice iris panjang
3. Smoked chicken sliced potong panjang
4. Butter 2 sdm
5. Saos spicy tomat kewpie 2 sdm
6. Parmesan keju bubuk 2 sdm

Tahap
1. Panggang roti sekitar 3 menit sampai garing
2. Susun keju, smoked chicken, dan taburi dengan keju parmesan
3. Hiasi dengan saus dan taro butter
4. Micrawave agar butter meleleh
5. Sajikan



Jumat, 17 Maret 2017

Membuat Poach Egg

Membuat Poach Egg



Saya sejujurnya tidak terlalu suka poach egg atau telur setengah matang. Why? Karena setelah makan, bau amisnya seakan akan menempel di langit langit mulut. Belum lagi ada sensasi di gelas yanb kita minum. Mungkin gua juga yang lebay sama bau makanan yang kaya akan kolesterol ini. 

Tapi, tapi nih ya. Kalau ada poach egg tuh yummy banget kelihatannya. Belum lagi kalau ditekan dengan sendok, luber kemana mana. Rasanya menambah nafsu makan kaan? Membuat sensor otak menelan ludah kalau melihatnya sewaktu lagi lapar.

Karena saya tidak terlalu suka, maka buatnya pun jarang jarang. Satu resep yang menurut saya paling akurat seperti ini.

Bahan
1 buah telur kualitas oke. Pecahkan dan taro di dalam mangkok kecil
2 sdm cuka apel atau cider vinegar
Air untuk merebus

Alat
Sendok sayur yang berlubang

Metode
  1. Panaskan air hingga mendidih
  2. Masukkan cuka apel
  3. Putar air membentuk arus lingkaran seperti whirlpool. 
  4. Masukan telur ke tengah tengah pusaran
  5. Masak hingga 3-5 menit
  6. Angkat dengan sendok berlubang




Rabu, 15 Maret 2017

Hotcake bukan Pancake



Dulu saya suka banget pesan pancake kalau sedang nginap di hotel. Apalagi begitu tahu rasanya Maple syrup yang dipadu padankan dengan butter. Beuh, surga papila rasanya.
Nah, begitu sudah ada pancious, baru deh saya tahu kalau pancake bisa juga dihidangkan menjadi satu sajian yang gurih. Tidak lagi dengan selai, es krim, atau maple syrup. Tetapi menggunakan telur, sosis, beef bacon, dan goreng gorengan lainnya.

Saat ini kalau mau buat pancake, sudah sangat mudah sekali. Dahulu mah sampai bingung bingung. Apa yang salah dengan adonan yang saya buat. Alih alih jadinya malah crepes atau adonan yang getir karena kebanyakan baking soda. Maklum, dahulu resep cuma tertulis. Atau juga cuma di TV yang gak bisa direwind. Sedangkan sekarang bisa jelas jelas dilihat di youtube. Disave dan ditonton ketika sambil masak.

Ternyata selain pancake, ada yang namanya hotcake. Actually sebenarnya sama aja. Cuma nama hotcake lebih dipopulerkan di Jepang. Saya belum browsing in detail, apakah karena ada satu brand yang menjual dengan nama hotcake, atau mengapa.

Nah, ternyata membuat hotcake itu sangat mudah. Dan saya sih lebih suka ya. Karena satu resep cuma jadi 3 pieces. Berbeda dengan pancake yang adonannya agak encer, sehingga memasaknya lama.