Tampilkan postingan dengan label makanan lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan lokal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2017

Ikut Lomba Part 1

Video maker. Something that i was used to in High School. Gua iseng iseng bawa kamera pocket ke sekolah, capture semua gambar dan video yang penting dan gak penting. Dan belajar U-lead video maker sama Anak yang rada tengil, called him Yudo (dipelesetin dikit).

Membuat video adalah salah satu passion terpendam gua. Entah karena bisa ngejelek2in temen sekelas, atau memang gua berbakat. Pada akhirnya video ini dijual ke temen temen sekelas. Feedback mereka? Pada seneng banget, apalagi gua bisa Riya karena cuma kelas gua aja yang punya. Feedback nyokap? Kok gak dijual lebih mahal lagi... Hmm... Gua pun yang bukan otak dagang, masukin kuping kanan keluar kiri aja.

But time flies. Gua masuk kuliah, suasana ganti, and koneksi internet belom secepet sekarang. Video lokal paling terkenal yang ada di Indonesia, mungkin Ariel dan kawan kawan. Sampai akhirnya banyak video lokal yang edukatif dan inspiratif bisa masuk ke youtube, sampai buat channel sendiri bahkan artis di masing masing socmed. Sebutkah youtuber, celebgram, atau celebtweet. Beberapa temen berceloteh ke gua untuk bikin video masak. 'Lah motong kentang aja belom becus', walau dalem hati, kalau acting bisa sih diatur.

Minggu, 05 Februari 2017

Sukun Salad

Gorengan lagi, gorengan lagi. Begitulah menu sejati di rumah saya. Semua yang
digoreng pasti enak, tinggal diungkep atau tepungi, goreng. Selesai.

Sore itu, saya melihat Mbak sedang mengukus sukun. Ukurannya cukup besar. 
Saya minta dua potong dan saya oleh deh menjadi salad sukun dengan resep dasar Potato Salad
dari Cooking with the Dog. Beruntungnya, sukun yang dibeli Ibu saya manis banget rasanya.
Enak banget deh pokoknya. Untuk dressing saya menggunakan bumbu wijen dari brang kewpie.




Bahan
Sukun 300 gram kukus potong dadu
Wortel 1 buah serut
Timun 1 buah iris tipis
Telur rebus 1 buah potong dadu
Bawang bisa bombay 1/2 potong iris tipis
Ponzu atau saus wijen 2 sdm
Wijen hitam
Cuka beras
Garam dan merica

Cara membuat
Persiapan:
  1. Wortel yang sudah diiris seduh dengan air panas. Tiriskan. Rendam dengan air es dan berikan cuka beras 1 sdt.
  2. Berikan 1 sdt garam pada ketimun. Aduk diamkan 1 menit. Peras kelebihan air dari ketimun dengan tangan.
  3. Berikan 1 sdt garam pada bawang bombai. Rendam dengan air es dan diamkan 1 menit. Peras kelebihan air dingin dan tiriskan.
  4. Masukan sukun pada mangkok, tambahkan timun, bawang dan wortel. Tambahkan garam dan aduk.
  5. Masukkan potongan telur, bubuhi dengan saus wijen dan aduk.
  6. Tambahkan lada dan wijen hitam.
  7. Sajikan.

Kamis, 27 Juni 2013

Sup Kecombrang a la Chris Salans

Melanjutkan eksperimen dengan Honje kali ini akan lebih eksperimental. Rasanya segar, untuk appetizer. Ini adalah fusion dari local food dan continental food sebenarnya, ibarat kalau makan sushi seperti fusion sushi. Rasanya nano-nano, tapi pasti sulit untuk dilupakan. Sebenarnya saya mengikuti teknik memasaknya (lagi-lagi) Chris Salans. Apa bahannya dan bagaimana caranya?

 Bahan:
1 bunga honje
1 buah timun
200 ml susu
6 buah udang kupas kulit
Minyak goreng
Garam dan gula
Daun jeruk, wijen hitam dan putih

Kecombrang; Kecicang; Honje; Etlingera elatior Review


Bunga kecombrang atau bunga yang punya banyak nama ini sebenarnya adalah tanaman asli dari Pulau Jawa. Tanaman ini mudah dikembang biakkan lho, kalau di tukang tanaman biasanya dikenal dengan honje dan terdapat di bagian tanaman obat. Banyak sih nama lainnya ada kecicang dan rias juga.

Bentuk tanamannya adalah semak dengan tinggi antara 1-3 meter. Nanti akan tumbuh tunas baru untuk peranakannya seperti tanaman pisang-pisangan atau disebut juga dengan rimpang lengkuas. Apabila ditanam di kebun belakang rumah, hati-hati ya karena lokasinya bisa dibuat tikus sebagai lokasi berkembang biak. Bunga kecombrang ada yang berwarna merah dan merah muda. Perbedaannya adalah kalau bunga yang merah muda memberikan aroma dan rasa yang lebih sedap, tetapi sebagai pewarna lebih baik menggunakan bunga yang berwarna merah.

Kecombrang memiliki aroma yang khas, Bau tersebut dihasilkan oleh cairan fenol yang ada di dalam bunga. Manfaatnya bisa mengharumkan bau badan dan mulut. Selain itu juga, bunga kecombrang berpotensi sebagai penghambat beberapa aktivitas mikroba seperti E.coli dan B.subtilis dan memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk tubuh kita. Meskipun baunya harum nan seperti sabun, bunga kecombrang ternyata bisa dijadikan campuran makanan.Beberapa sajian kuliner yang memiliki bunga kecombrang di dalamnya adalah sambel, ikan tombur, gurame kencong, lodeh, urap, dan pecel.